Bab 1
Orang tua Devano meninggal
Pada sore hari Devano dapat pesan dari Ayah dan ibunya Isi pesan tersebut adalah kedua orang tuanya ingin meminta izin Kepadanya bahwa ayah dan Ibunya akan pergi keluar kota. Mereka akan menjalankan bisnis baru dan harus mereka langsung yang mengerjakan ditengah perjalanan mobil mereka bannya bocor, Ayah Devano turun tanpa melihat depan belakang pada saat itu kebetulan dari arah belakang ada mobil besar yang mengalami rem blong dan menabrak mobil Ayah dan Ibu devano mereka terpental ibu Devano meninggal di tempat kejadian dan Ayahnya meninggal saat perjalanan menuju Rumah Sakit.
Bab 2
Devano ikut bibinya pindah ke Amerika
Setelah Ayah dan Ibunya Devano meninggal bibinya mengajaknya pindah ke Amerika untuk tinggal di sana. Bibirnya berbicara dengan Keluarga besar Devano berniat meminta izin akan mengasuh Devano di Amerika. Karena Devano sendiri setuju dan keluarganya tidak keberatan dengan ide bibinya mereka memutuskan berangkat ke Amerika setelah 7 haruan Orang tua Devano.
Bab 3
Devano dan Eveline bertemu kembali
Devano sudah sampai di Amerika dengan selamat. Satu minggu lamanya Devano di rumah saja tanpa teman hanya bersama bibinya. Karena merasa bosan di rumah saja Devano memutuskan akan Mencari pekerjaan agar bidat terlalu merepotkan bibinya. Kebetulan berpapasan dengan sosok gadis cantik ketika berjalan ke toko ternyata adis itu juga berjalan menuju toko. Kertas yang terpampang jelas berisi lowongan pekerjaan di toko itu kali itu juga Devano bertanya kepada pemilik toko itu dan ya toko itu membutuhkan karyawan Keesokan harinya Devano melamar kerja dan diterima pada han ibu juga Devano bekerja di toko tersebut dan berkenalan dengan karyawan yang lain gadis kemarin ternyata juga karyawan di toko buah itu. Mereka berkenalan Eveline adalah nama gadis cantik yang ditemui Devano kemarin. Mereka bekerja di Cabang toko yang sama.
Bab 4
Eveline Selalu menemani Devano
Karena Devano dan Eveline bekerja di cabang toko yang sama mereka saling akrab satu sama lain. Sering sekali mereka pergi bersama untuk mengambil stok buah yang sudah habis di toko Cabang satu. Mulai dari situ Devano dan Eveline Sering bersama. Eveline pun Selalu menemani Devano kemanapun Devano perginya.
Bab 5
Eveline melamar Devano
Seiring berjalannya waktu Eveline mempunyai perasaan kepada Devano Paras yang ganteng, tinggi, berisi dan memiliki kulit Sedikit gelap itu yang sukai dari sosok Devano, selain itu Devano juga memiliki sifat yang tangung jawab dan sopan. Eveline sering berbicara kepada kedua orang tuanya tentang Devano Pada malam hari Orang tua Eveline mengajaknya untuk kerumahnya Devano bertujuan melamar Devano - Keluarga Eveline sudah sampai di rumah Devano dan Eveline terkejut dengan jawaban Devano ternyata selama ini ladak hanya Eveline Setuju yang memendam perasaan bahkan Devana jugo memiliki Perasaan terhadap Eveline. Tanpa berfikir panjang Devano menjawab lamaran Eveline Jawaban Nya adalah "Ya Devano menerimanya".
Bab 6
Devano dan Eveline menikah
Salu bulan setelah Eveline melamar Devano dan diterima mereka Merencanakan akan menikah. Devano dan Eveline melaksanakan Pernikahannya dengan bahagia dan lancar. Mereka cuti kerja selama Satu minggu semenjak menikah Eveline tidak di ijinkan Devano untuk bekerja lagi mereka juga membeli rumah baru.
Bab 7
Dikaruniai anak bernama Caroline
Berkebun adalah kegiatan sehari-hari Eveline semenjak berhenti dari pekerjaannya untuk menghilangkan rasa bosannya di rumah seorang diri dikala pagi hari sampai sore menuju malam hari karena ditinggal bekerja Devano untuk memenuhi kebutuhan mereka. Satu tahun penantian mereka terwujud yaitu memiliki keturunan setelah beberapa bulan lamanya mereka mengetahui jenis kelamin buah hati mereka yaitu Perempuan. Pada saat bincang-bincang dengan Devano yang baru saja selesai bekerja Eveline merasakan mulas dan Sangat sakit perutnya Devano bergegas mengajak Eveline ke Rumah sakit, ternyata Eveline mau melahirkan sampai di sana langsung ditangani dan lahirlah bayi cantik yang diberi nama Caroline oleh ayahnya Devano.
Bab 8
Caroline tergila-gila dengan boyband
Tidak terasa waktu begitu Cepat bayi cantik yang dilahirkan ibunya itu sudah bersekolah di jenjang SMA dan sudah mulai bisa mengetahui mana yang disukainya. Sekarang Caroline adalah Pencinta boyband bahkan banyak sekali foto foto dan Album yang dipajangnya dikamar. Namun nilai akademiknya pun bagus bahkan sering sekali mendapat rangking di sekolahnya.
Bab 9
Anggota boyband yang digemari Caroline meninggal
Caroline sangat mengagumi group boyband tetapi tidak semua anggota yang ada dalam group boyband itu digemarinya melainkan ada salah satu dari mereka. Namun ada kabar yang mengejutkan secara tiba-tiba anggota boyband yang sangat digemari Caroline meninggal karena kabar duka tersebut Caroline sangat terpuruk tidak hanya Caroline saja tetapi hampir semua penggemar group boyband tersebut juga sangat Sedih bahkan caroline sampai terbawa mimpi bertemu dengan arwah soso yang digemarinya itu dan juga sering menangis Sendirian ditempat yang sepi
Bab 10
Caroline menjadi stres
Beberapa hari ini teman-teman sekolah caroline mencari Caroline karena sering sekali Caroline tidak ada di sekolah bahkan sampai Wali kelas Caroline menelpon orang tua Caroline. Ternyata Caroline sering sekali mengurung dirinya di kamar ibunya juga bingung bagaimana caranya bisa membujuk anak gadisnya itu Caroline stres karena kepergian seseorang yang telah dianggap kekasihnya itu Siapa lagi kalau bukan Anggota boyband yang baru saja meninggalkan dunia selama-lamanya.
Bab 11
Caroline Divonis kanker olak
Sampai saat ini caroline masih saja belum sembuh Pikirannya masih ngelantur tidak jarang juga dia menyiksa dirinya sendiri. Eveline atau Ibu Caroline ini sering kali mengajak caroline ke rumah Sakit untuk berobat agar stresnya hilang. Besok adalah hari dimana Ibu Caroline ingin mengajaknya kembali lagi ke Rumah sakit seperti biasa untuk menyembuhkannya entah kenapa Dokter pada pertemuan ini ekspresi wajahnya berbeda Setelah memeriksa Caroline Dokter ingin berbicara empat mata bernama Eveline ternyata Dokter memvonis terkena penyakit kanker otak
Bab 12
Caroline dibawa ke Brazil
Karena kedua orang tua Caroline sangat sayang kepadanya mereka mengusahakan yang terbaik untuknya Dokter yang memvonis Caroline terkena kanker kemarin menyarankan caroline dibawa ke tempat yang lebih faham terhadap penyakitnya Caroline. Caroline disarankan Ke dokter onkologi bedah, orang tua caroline setuju dengan ide dokter tersebut Mereka takut kehilangan anak tunggalnya bahkan mereka juga berkata kepada dokter "Berapapun biaya anak kami, kami sanggup membayar yang terpenting bisa sembuh"
Bab 13
Dokter penipu
Eveline dan Devano mengantar Caroline sampai ke Brazil. Orang Caroline, sangat Sedih karena mereka tidak bisa menemani putrinya yang Sedang berobat di Nagara orang. Namun Dokter Caroline cara bicaranya seakan-akan sangat benar dan meyakinkan akhirnya berat hati orang tua Caroline pulang. Mereka berusaha tidak menangis agar anaknya itu juga tidak sedih bagaimanapun Ayah Caroline juga harus bekerja agar bisa membayar biaya pengobatannya
Bab 14
Dijemput dokter
sebelum Eveline dan Devano pulang mereka memastikan anaknya tidak menangis karena akan ditinggal pulang terlebih dahulu Mereka juga memastikan dimana mereka akan beristirahat Selama Caroline dibawa dokter tersebut agar saat orang tua Caroline kembali menjenguknya tidak bingung. Setelah mereka tau dimas tempatnya mereka berangkat pulang Dokter Itu memberi tahu dimana Kamar Caroline dan menyuruhnya meletakkan pakaiannya. Dokter itu bilang ke Caroline untuk menyiapkan apa yang dibutuhkan besok untuk berobat karena besok akan dimulai berobatnya. Menuju Rumah Sakit
Bab 15
Caroline diberi obat tidur
Keesokan harinya di pagi hari Caroline dibangunkan untuk bersiap- siap berangkat. Dalam perjalanan Caroline hanya diam dan takut karena ini pertama kalinya dia dibawa berobat dengan orang yang tidak terlalu dikenali nya. Sesampainya di tempat yang di janjikan oleh dokter tersebut dia sedikit mengerutkan dahinya karena bingung bangunan yang di depan matannya itu bukan seperti rumah sakit. Caroline mengikuti Dokter itu, di sana terdapat kamar memang seperti kamer rumah sakit namun tidak terlalu meyakinkan Dokter tersebut sebut menyuntiknya tanpa sadar ternyata obat yang disuntikkan adalah Obat tidur. Saat Caroline sudah terbius obat tidur Dokter itu mengambil sempel darahnya untuk dibuat bahan uji-coba dokter tersebut.
Bab 16
Caroline meninggal
Karena dokter itu membohongi Caroline dia tidak melaksanakan Pengobatan caroline. Caroline menganggap penyakitnya sudah hilang namun kenyataannya kanker itu masih menggerogoti sebagian otaknya. Caroline sadar bahwa semakin hari tubuhnya semakin lemah namun dia menganggap itu efek dia diberi obat kemarin kiranya efek obat dll dia tidak tau bahwa kankernya ilu Sudah stadium akir. Orang tua Caroline menjenguk Caroline Secara tiba-tiba saat itu juga mereka menemukan putri cantiknya Sedang sekarat di dalam kamar Semenjak di Brazil. Mereka membawanya ke Rumah Sakit terdekat saat di tengah perjalanan menuju Rumah Sakit lelak nadi Caroline sudah berhenti. Caroline meninggal dipangkuan Eveline.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar